Jan 192014
 

Terasa sepi di sini. Sepi yang murung dan buram. Kedua tanganku mendekap dada yang di dalamnya dipenuhi rindu yang membuncah sampai rasanya menyesakkan. Langit buram, udara membeku, hati nelangsa. Adakah yang lebih menyedihkan dari ini? Sendiri aku di sini. Mengenang segala hal tentang dirimu membuatku menangis. Sekuat hati kuyakinkan diri bahwa merinduimu sehebat ini adalah hal yang berlebihan. Tapi semakin kucoba meyakinkan diri, semakin hatiku  merindukanmu.

Aku menatap awan yang dulu kerap kita jadikan tempat bertemu di saat rindu.  Di sana masih tersimpan catatan harianku. Saat dimana hanya kau yang kucari di saat aku ingin berkisah. Saat di mana hanya kau yang kuingin peluk di saat aku ingin menangis. Juga saat di mana hanya kau yang ingin kuajak menari di saat aku sedang kesenangan. Awan jatuh menjadi hujan dan kembali aku menangis.

Kini aku sendiri lagi, seperti sebelum menemukanmu. Kembali menjadi pejalan kaki yang selalu ingin tersesat di persimpangan tapi nyatanya selalu  tahu jalan pulang. Kini tak ada lagi yang menemaniku membaca hujan dan menulisi awan.  Menyadarinya aku terisak. Aku benar-benar merindukanmu.

Dalam sepi malam ini, kukunyah kesedihanku. Dan rasanya sepahit empedu. Tapi aku bisa apa?

night

 Posted by at 5:17 pm
Dec 192013
 

Terkadang aku menemukan diriku seperti ombak di pantai. Menghantamkan diri ke batu karang sesering yang aku bisa. Aku berharap bisa menghancurkan batu karang sedikit demi sedikit, meski dengan cara menyakiti diriku sendiri. 
Tapi terkadang pula aku merasa seperti batu karang. Tetap kokoh meski dihantam ombak setiap waktu. Bukan karna aku memang kuat, tapi karna aku tak peduli lagi apapun yang menyakitiku.

Dan terkadang pula aku merasa berlebihan dalam segala hal. Termasuk ketika aku merasa bahwa aku hanya butuh teman bicara.

 Posted by at 6:46 pm
Nov 202013
 

Konser Tommy Page ini sebenarnya seperti wujud dari mimpi belasan tahun yang lalu. Mimpi yang lama kelamaan meredup dan memudar. Eh, tak di sangka tak diduga, akhirnya comes true juga. Maka tak berlebihan ketika muncul berita di media Tommy Page akan konser di Jakarta, aku dan suami cepat-cepat pesan tiket, takut keburu habis. Continue reading »

Nov 182013
 

Hujan tak jua berhenti meski malam telah menggigil kedinginan. Malam terasa perih. Karna mengingat dirimu selalu saja menyisakan indah yang kini terasa menyedihkan. Beberapa musim yang kita lewati nyatanya berakhir tanpa kita tahu kita sedang di musim apa. Segala kenangan dan cerita seperti tercecer dalam jejak -jejak malam. Yang tertinggal kini tinggal perih. Perih yang perih.

Hujan menggenangi kubangan tanah di halaman dan sepertinya kini menggenangi mataku juga. Kini baru aku sadari bahwa perpisahan yang paling buruk adalah ketika hanya satu orang yang merasakan sakit dan kehilangan. Dan sialnya orang itu adalah aku. 

Hujan masih berkuasa atas malam. Kumulai menikmati beku.  Dari begitu banyak cerita yang kita tulis di ruang jarak, ada satu yang tak mampu kulupa : kau tak pernah mencintaiku.

 

 Posted by at 6:02 pm
Oct 312013
 

rinso4

Aku ini tipe wanita yang perfeksionis dalam mengurusi rumah tangga.  Maunya semua serba  sempurna. Termasuk jugalah dalam soal mencuci pakaian. Meski punya asisten rumah tangga dan punya mesin cuci, aku tetap turun tangan dalam hal ini. Ada pula sifat ndesoku yang tak bisa hilang, yakni lebih suka mencuci dengan tangan daripada pakai mesin cuci. Entahlah, aku selalu merasa mencuci tangan itu adalah cara mencuci yang paling baik karna bisa menjangkau semua bagian yang kotor dan bisa mengukur di bagian mana yang harus dicuci lebih lama . Kalau mesin cuci mana bisa begitu? Continue reading »

Oct 202013
 

Melepasmu selalu saja menjadi sembilu. Mencipta hujan badai di pelupuk mata. Separuh jiwa pergi bersamamu. Tapi menahanmu juga menjadi pilu. Memberi ragu yang membuatku mengambang di lautan sedih, tak tenggelam, tapi  tak jua kusanggup berenang. 

Seekor kupu-kupu kecil hinggap di punggung tanganku. Sentuhannya sedikit menggelikan. Aku memandanginya dan berpikir dia berani sekali. Hinggap di punggung tanganku.  Angin bertiup dan kupu-kupu itu terbang. Sedikit oleng. Mungkin tiupan angin terlalu keras bagi sayap mungilnya. Ah, apa peduliku. Aku berdiri dan melupakan si kupu-kupu yang kulupa berwarna apa tadi.

Seperti kupu-kupu itukah aku bagimu?

 Posted by at 5:54 pm
Sep 162013
 

Suatu pagi yang cerah. Tanaman bunga di halaman terlihat menarik. Lebih menarik dari biasanya. Entahlah, terkadang rasa bisa membuat sesuatu terlihat lebih indah dan menarik.

 

20130915_110109-1

 

2013-09-15 12.19.35

2013-09-15 11.40.56

20130903_072014

20130824_092944

20130821_140722

 Posted by at 6:58 am
Sep 052013
 

Andai waktu bisa diputar, aku ingin mengulang lagi.  Saat pertama jatuh cinta padamu seperti dulu. Seperti saat ku menunggumu di ujung jalan setiap kali hujan usai, tanpa kau tahu siapa namaku. Saat itu cinta seperti embun yang selalu menunggu malam untuk bisa mencumbu dedaunan sepuas hati. Dan kemudian  hilang diusir mentari pagi. Tapi malamnya akan kembali lagi. Tanpa jera.

Jatuh cinta adalah embun dan mengakuinya  di hadapanmu  adalah hujan. Sementara aku tak memiliki payung.

 Posted by at 3:29 pm
Aug 082013
 

Seperti musim yang selalu berganti, musim hujan berganti menjadi musim kemarau. Hujan harus turun dari langit agar tanah tak tandus dan pepohonan tak meranggas. Kemarau harus tiba karna angin harus berhembus, agar daun-daun kering di atas pohon jatuh ke tanah dan menemukan dirinya kembali ke tanah.

Seperti malam yang harus berganti siang, karna matahari harus muncul di ufuk timur, dan siang berganti malam, karna bulan dan bintang perlu menampakkan diri di langit.

Waktu adalah bola yang menggelinding, berputar tak mengikuti apapun, hanya berputar saja.  Maka tak lagi kusimpan tanya di dalam hati, kenapa rindu harus berubah, kenapa rasa harus berubah. Tak lagi kuingin tahu mengapa melepasku semudah meniupkan debu di kaca kamarmu. Musim saja selalu berubah, tentu hatimu juga bisa berubah. Tak ada yang perlu ditanyakan bukan?

Jul 242013
 

Ini adalah ketiga kalinya aku memenangkan liburan gratis dari lomba menulis. Tapi kali ini lebih spesial karna liburan gratis  yang diberikan Greenfield Milk ini diperuntukkan untuk satu keluarga.  Dan makin spesial karna tujuannya adalah ke Legoland, Malaysia. Cihuyyyy :D Sekedar info, Legoland adalah taman hiburan yang berada di kota Johor Bahru dan menempati lahan seluas 50 hektar. Legoland ini memiliki 40 jenis permainan  dan pertunjukan  serta beraneka ragam miniatur yang dibentuk dari kepingan lego. Jadi bisa dibayangkan kalau Legoland ini seperti dunia kecil  yang dibangun dari kepingan lego dengan warna-warni cerah. Continue reading »